02 August, 2010

ANTARA HADITH SAHIH KELEBIHAN BULAN RAMADHAN DARI RASULULLAH S.A.W.



1. Dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi Muhammad s.a.w. sabda nya : "Sesiapa yang mengerjakan puasa bulan Ramadhan dengan keadaan beriman dan mengharapkan rahmat Allah Taala, nescaya di ampunkan bagi nya dosa-dosa yang telah lalu."-(Hadith sahih-Riwayat Bukhari dan Muslim).

2. Dari Abu Hurairah r.a. , Rasulullah s.a.w. bersabda : "Apabila datang bulan Ramadhan , terbuka lah pintu-pintu syurga ." - (Hadith sahih Riwayat Bukhari .)

3. Dari Salman r.a. Rasulullah s.a.w telah berucap kepada kami (dalam satu khutbah nya) pada hari yang akhir dari bulan Syaaban, sabda nya "Wahai umat manusia , kamu sedang di naungi (bulan Ramadhan) yang besar kemuliaan nya, lagi berkat. Bulan yang mengandungi satu malam yang lebih baik dari seribu bulan (malam Lailatul Qadar). Bulan yang puasa nya di jadikan Allah satu perintah yang di wajibkan dan (selain dari itu) di sunatkan mengerjakan sembahyang tarawith pada malam hari nya. Barang siapa yang mendampingi diri nya kepada Allah dalam bulan Ramadhan dan dengan sesuatu perkara -perkara kebajikan sama yang lah ia mengerjakan satu perintah Allah yang di wajibkan pada bulan-bulan yang lain. Dan barang siapa yang menunaikan satu perkara yang di wajibkan Allah pada bulan itu - samalah seperti ia menunaikan tujuh perkara wajib yang di wajibkan Allah pada bulan-bulan yang lain. Bulan Ramadhan ialah juga bulan kesabaran, sedang kesabaran itu, pahala nya ia lah syurga ; ia juga bulan untuk masing -masing bersedekah dan memberi bantuan , dan ia juga bulan yang di tambah rezeki bagi orang-orang yang beriman . Barang siapa yang menjamu seorang yang berpuasa untuk berbuka puasa, maka perbuatan yang baik itu , menyebabkan ia di ampunkan dosa nya dan menjadi penebus diri nya dari neraka dan ia pula mendapat pahala seperti pahala orang yang berpuasa yang di jamu nya itu , dengan tidak mengurangkan pahala orang itu sedikit pun . Sahabat- sahabat baginda berkata , "Ya Rasulullah , kami semua bukan lah orang-orang yang berada sesuatu untuk menjamu orang-orang yang berpuasa." Lalu Rasulullah s.a.w menerangkan, "Allah akan memberi pahala tersebut kepada sesiapa yang menjamu orang yang berpuasa untuk berbuka puasa sama ada dengan sebiji buah tamar (kurma) atau segelas air sejuk atau dengan sedikit susu yang bercampur air. Bulan Ramadhan juga bulan yang awlnya di penuhi dengan rahmat, di pertengahan di penuhi dengan keampunan dan akhir nya penuh dengan pahala yang menjadi penebus dari neraka . Barang siapa yang merengankan beban khadam nya (orang gaji nya) dalam bulan Ramadhan akan di ampunkan Allah dosa nya dan di bebaskan dari api neraka. Banyakkan kamu mengerjakan empat perkara dalam bulan Ramadhan ia itu dua perkara di lakukan untuk mendapat keredhaan Tuhan kami dan dua perkara lagi lagi kamu sangat-sangat perlukan. Ada pun dua perkara yang di lakukan untuk mendapat keredhaan Allah ialah pertama, mengucap Asyhadu an la ila ha illallah, kedua banyakkan beristighafar (memohon ampun) kepada Nya dengan menyebut Astaghfirullah . Ada pun dua perkara lagi yang sangat-sangat kamu perlukan itu pula ialah pertama (banyakkan lah) memohon kepada Allah Taala supaya dimasukkan kamu ke dalam syurga, serta berlindung kepada Nya dari azab neraka- dengan menyebut Nasalu ka jannah wana uzubika minannar. Dan selain itu ( sabda baginda lagi ) "Barang siapa yang memberi minum seorang yang berpuasa ( semasa berbuka puasa ) Allah Taala akan memberi minum kepada nya dari Kolam ku ( Kolam Al Kauthar ), dengan sekali minum sahaja ( yang menjadikan dia ) tidak akan merasa dahaga ( selama-lama nya ) , sehingga ia masuk kedalam Syurga" .- (Di riwayatkan oleh Ibn Khuzaimah dalam kitab sahih nya)

4. Dari Abu Hurairah r.a dari Nabi Muhammad s.a.w. sabda nya , " Apabila bermula malam yang pertama dari Bulan Ramadhan , menyeru malaikat , kata nya , " Wahai orang-orang yang mahukan kebaikan ! Tampil lah mengerjakan nya, dan orang-orang yang hendak melakukan kejahatan , berhentilah dari meneruskan nya , ( ketahui lah ) Allah Taala banyak membebaskan orang-orang yang di janjikan dengan neraka- daripada memasuki nya . " (Riwayat Tirmizi dan Nasa'i ) Seruan dan keampunan yang demikian, di berikan pada tiap-tiap malam ( dalam Bulan Ramadhan ) .


Sumber : Jabatan Kemajuan Islam Malaysia ( Jakim )

HSHK / Isnin : 14 Syaaban 1431 / 26 Julai 2010 ( malam nisfu syaaban)